HUBUNGAN ANTARA PARITAS IBU BERSALIN DAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL DI RSUD INDRAMAYU PERIODE JANUARI – JUNI TAHUN 2015

Authors

  • Ria Yulianti Triwahyuningsih Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat, Indonesia 45135

Keywords:

usia, pendidikan, dan paritas

Abstract

Target   AKI   di   Indonesia   pada   tahun   2015   adalah   102   kematian   per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan peneliti ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan berdasarkan umur dan paritas di ruang Poli Kebidanan RSUD. Indramyu bulan Januari

2016.

Peneliti ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional.  Dengan  mengambil  sampel  30  ibu  hamil,  dengan  pendekatan   accidental

sampling yang dilaksanakan pada tanggal 10-13 Januari 2016.Hasil penelitian bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil mayoritas sebanyak 15 responden (50%) memiliki pengetahuan cukup, berdasarkan umur mayoritas berumur  20-  35  tahun  sebanyak  24 responden   (80%),   berdasarkan   paritas mayoritas mempunyai 2-4 anak (Multipara) sebanyak 15 responden (50%).

Kesimpulan mayoritas memiliki pengetahuan cukup tentang tanda bahaya kehamilan. Hal ini  dikarenakan  kurangnya  pemberitahuan mengenai  tanda  bahaya  kehamilan  kepada para ibu hamil, sehingga sebagian ibu hamil tidak mengerti tentang tanda bahaya kehamilan. Saran yang diajukan oleh peneliti bagi RSUD. Indramayu khususnya ruang Poli Kebidanan lebih di tingkatkan lagi untuk pemeriksaan ANC dan senantiasa berkonsultasi dengan ibu hamil.

Downloads

Published

2019-01-22