FAKTOR-FAKTOR PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP PENANGANAN RASA NYERI SAAT DISMINOREA

Authors

  • Ria Yulianti Triwahyuningsih STIKes Muhammadiyah Cirebon

Keywords:

Menstruasi, faktor pengetahuan, literature review

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke dewasa, pada masa ini terjadi perubahan-perubahan baik fisiologis maupun psikologis. Salah satu perubahan fisiologis yang terjadi pada remaja putri adalah perkembangan organ reproduksi yang di tandai dengan timbulnya haid atau menstruasi. Menurut data dari WHO ( world healt organizazion) didapatkan kejadian sebesar 1.769.425 jiwa (90%) wanita mengalami disminore berat. Di Indonesia angka kejadian disminore sebesar 107.673 jiwa (64,25%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami disminore primer dan 9.496 jiwa (9,36%) menglami disminorea sekunder (Liusnino,2013). Berdasarkan hasil penelitian Arnis pada tahun 2012, angka kejadian disminore di Jawa Barat cukup tinggi, hasil penelitian didapatkan sebanyak 54,9% wanita mengalami disminore. Salah satu faktor pengetahuan remaja putri tentang Disminorea adalah sumber informasi sebesar 66%. Haid atau menstruasi adalah pengeluaran darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim perempuan secara periodik. Penelaahan tentang disminorea dilakukan dengan kajian literatur dari google schooler. Dengan 24 publikasi literatur dari tahun 2013-2019. Faktor pengetahuan remaja meliputi sumber informasi (sumber informasi orang tua, sumber informasi teman sebaya, sumber informasi media sosial, sumber informasi tenaga kesehatan), tingkat pengetahuan (pendidikan, usia). Penanganan disminorea ada 2 cara yaitu dengan non farmakologi dan farmakologi, non farmakologi meliputi : pengompresan dengan air hangat, olahraga, pengobatan herbal, pemijatan, tekhnik relaksasi nafas dalam, sedangkan farmakologi meliputi: NSAID, analgetik, dan terapi hormon.

Downloads

Published

2021-10-29