HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA 6-12 BULAN DENGAN PEMBERIAN MPASI DI KLINIK PRATAMA ARSY MEDIKA KABUPATEN CIREBON TAHUN 2019
Keywords:
usia, pendidikan, paritas, pengetahuan, pemberian MPASIAbstract
MPASI adalah makanan padat yang mengandung nutrisi lengkap yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan. Setelah 6 bulan, kebutuhan nutrisi bayi baik makronutrien maupun mikronutrien tidak terpenuhi hanya oleh ASI. Selain itu, keterampilan makan terus berkembang dan bayi mulai memperhatikan minat akan makanan lain selain susu. Oleh karena itu, memulai pemberian MPASI pada saat yang tepat akan sangat bermanfaat bagi kebutuhan nutrisi dan tumbuh kembang bayi. Pemberian MPASI mengenai kapan MP-ASI harus diberikan, jenis bentuk dan jumlahnya, cara pemberian pertama kali berbentuk cair menjadi lebih kental secara bertahap Jadi pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas ataupun kuantitas, penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan dengan pemberian MP-ASI. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitis dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Klinik Pratama Arsy Medika Kabupaten Cirebon Tahun 2019. Dengan jumlah sampel yang di teliti adalah 31 responden ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah accidental sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Analisis data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden mayoritas 20 - 35 tahun, yaitu sebanyak 28 responden (90%), responden berpendidikan SMA yaitu sebanyak 16 responden (52%), responden memiliki jumlah anak 2 yaitu sebanyak 13 responden (42%), tingkat pengetahuan responden tentang MPASI berpengetahuan baik yaitu sebanyak 19 responden (61%), dan responden memberikan MPASI dengan tingkatan baik yaitu sebanyak 23 responden (74%). Tidak ada hubungan variabel usia dengan pemberian MPASI (0,209), tidak ada hubungan variabel pendidikan dengan pemberian MPASI (0,348), tidak ada hubungan variabel jumlah anak dengan pemberian MPASI (0,212), dan terdapat hubungan variabel tingkat pengetahuan dengan pemberian MPASI (0,001). Dari hasil penelitian diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama bidan hendaknya lebih meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam peningkatan pengetahuan ibu balita dengan mengadakan kelas ibu balita.
