HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DAN PIJAT PERINEUM DENGAN ROBEKAN JALAN LAHIR PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA ARSY MEDIKA KABUPATEN CIREBON

Authors

  • Nunung Nurjanah STIKes Muhammadiyah Cirebon
  • Mey Aulia Azzahra STIKes Muhammadiyah Cirebon

Keywords:

Karakteristik, Robekan Perineum, Pijat Perineum

Abstract

Komplikasi dan kematian maternal dan neonatal ini dapat dicegah melalui pelayanan ANC yang berkualitas, pertolongan persalinan yang bersih dan aman, pelayanan rujukan kebidanan yang terjangkau saat diperlukan (Ali et al., 2015) Salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu adalah infeksi pada masa nifas dimana infeksi tersebut berawal dari ruptur perineum atau robekan jalan lahir. Diperkirakan 85% ibu bersalin mengalami robekan jalan lahir, dan insiden 70% wanita melahirkan per vagina sedikit banyak mengalami trauma perineal. Dampak dari terjadinya ruptur perineum atau robekan jalan lahir adalah terjadinya infeksiRuptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Penyebab dari terjadinya rupture perineum adalah paritas, berat badan bayi, pimpinan persalinan tidak sebagaimana mestinya, perineum yang kaku, ekstraksi cunam, ekstraksi fakum, trauma alat dan episiotomy.. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Klinik pratama Arsy Medika pada bulan

Juni- Agustus 2021 sebanyak 64 responden yaitu 38 orang .

Hasil: Hasil analisa bivariat didapatkan hasil Terdapat hubungan antara umur, paritas, pendidikan terhadap kejadian robekan perineum, tidak terdapat hubungan angtara BB bayi lahir dengan robekan dan terdapat hubungan antara pijat perineum terhadap laserasi dengan nilai p=0,00 (< 0,05)

Simpulan :Terdapat hubungan antara pijat perineum dengan laserasi saat

inpartu.

Downloads

Published

2021-06-30

Most read articles by the same author(s)