Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Berdasarkan Karakteristik Ibu di BPM Hj.Ilah Sursilah S.Si.,T.M.Kes Tahun 2014
Keywords:
Pengetahuan, Deteksi Dini, Kanker Payudara, SADARIAbstract
Ditahun-tahun mendatang problem kesehatan yang khususnya bagi negara-negara berkembang adalah kanker payudara, dengan peningkatan angka kejadian hingga 70%, dan pada tahun 2002 secara global tercatat 10,9 juta kasus kanker dengan angka kematian 6,7 juta orang (Yohanes, 2008). Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan kepada 10 responden dengan hasil 8 orang tidak mengetahui tentang deteksi dini kanker payudara dan 2 orang lainnya telah mengetahuinnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) berdasarkan karakteristik ibu di BPM Hj.Ilah Sursilah S.Si.,T.M.Kes pada tahun 2014.
Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional,
menggunakan data primer. Dalam penelitian ini data yang diperoleh melalui pengedaran kuesioner kepada 30 ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di BPM Hj.Ilah Sursilah S.Si.,T.M.Kes, dengan menggunakan teknik accidental sampling,Adapun jumlah sampel sebanyak 30 responden ibu hamil.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang SADARI sebagian besar responden mempunyai pengetahuan baik sebanyak 18 responden (60%), sedangkan pengetahuan cukup 7 responden (23,33%), dan berpengetahuan kurang 5 responden (16,67%). Berdasarkan pelaksanaan SADARI yaitu 10 responden (33,33%) dan 20 responden (66,67%) tidak melaksanakan SADARI, berdasarkan tingkat pengetahuan dan pelaksanaan SADARI mayoritas yang tidak melaksanakan SADARI memiliki pengetahuan yang kurang yaitu 5 responden (16,67%)
Dari pernyataan ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil adalah baik diharapkan agar pengetahuan yang dimiliki ibu hamil dapat dipertahankan atau bahkan dapat meningkatkan kondisi tersebut menjadi lebih baik dan bekerjasama dengan tenaga kesehatan.
