HUBUNGAN ANTARA PREEKLAMSIA DAN EKLAMSIA DENGAN KEJADIAN IUFD DI RSUD BREBES TAHUN 2013

Authors

  • Siti Mazkiyah AKBID YPBHK BREBES
  • Rosmalia Kamil AKBID YPBHK BREBES
  • Futuwatul Fauziyah AKBID YPBHK BREBES

Keywords:

Pre eklamsia dan eklamsia, IUFD

Abstract

Angka Kematian Ibu di  Indonesia tahun 2007 adalah 228/

100.000 kelahiran hidup. Preeklamsia/eklamsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis adanya hubungan preeklamsia dengan kejadian IUFD dan mengetahui seberapa besar faktor risiko IUFD terhadap preeklamsia/ eklamsia. Penelitian ini juga bermanfaat bagi masyarakat, petugas kesehatan, institusi kesehatan dan pendidikan. Metode: Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan crossectional. Teknik pengambilan sampel secara random sampling, rancangan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat 12 kasus (16,2%) yang mengalami preeklamsia ringan, 26 kasus (35,1%) yang mengalami preeklamsia berat dan yang mengalami eklamsia 36 kasus (48,6%) dari semua persalinan 461 orang di RSUD Brebes. Terdapat 29 IUFD (39,2%) yang mengalami IUFD dengan indikasi preeklamsia/eklamsia. Terdapat hubungan antara preeklamsia dan eklamsia dengan kejadian IUFD di RSUD Brebes tahun 2013 (x² hitung x² tabel). Berdasarkan kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara preeklamsia dan eklamsia dengan kejadian IUFD di RSUD Kabupaten Brebes tahun

  1. 2013. Dengan demikian, diharapkan bagi masyarakat untuk dapat menambah pengetahuan mengenai preeklamsia  dan  eklamsia  dengan  kejadian  IUFD,  bagi

tenaga  kesehatan  dapat  memberikan motivasi  untuk  memberikan konseling  dan

melakukan kunjungan ANC untuk mengatasi tanda bahaya kehamilan, khususnya preeklamsia dan eklamsia, bagi RSUD Kabupaten Kabupaten Brebes lebih meningkatkan motivasi kepada tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan secara baik agar tidak terjadi kematian ibu dan bayi.

Downloads

Published

2019-01-09