GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) MAHASISWI STIKes MUHAMMADIYAH CIREBON

Authors

  • Fika Nurul Hidayah STIKes Muhammadiyah Cirebon

Keywords:

Pengetahuan, Sikap, Periksa Payudara Sendiri (SADARI)

Abstract

Profil Kesehatan Indonesia 2017 dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan ada kecenderungan kanker payudara dialami oleh perempuan dengan usia (15-20an), hal ini berarti tidak ada kata terlalu dini untuk memulai memberikan pendidikan SADARI secara rutin (7-10 hari setelah haid) setiap bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masalah gambaran tingkat pengetahuan dan sikap periksa payudara sendiri mahasiswi STIKes Muhammadiyah Cirebon.

Penelitian ini merupakan studi deskriptif, dengan pendekatan secara cross sectional dimana pengambilan data dilakukan sekaligus pada saat yang bersamaan.Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada  responden 30 mahasiswi farmasi di STIKes Muhammadiyah tahun 2019 dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI, yaitu sebanyak 14 responden (47%), sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki sikap positif tentang SADARI sebanyak 30 responden (100%).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki sikap positif tentang SADARI.

Profil Kesehatan Indonesia 2017 dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan ada kecenderungan kanker payudara dialami oleh perempuan dengan usia (15-20an), hal ini berarti tidak ada kata terlalu dini untuk memulai memberikan pendidikan SADARI secara rutin (7-10 hari setelah haid) setiap bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masalah gambaran tingkat pengetahuan dan sikap periksa payudara sendiri mahasiswi STIKes Muhammadiyah Cirebon.

Penelitian ini merupakan studi deskriptif, dengan pendekatan secara cross sectional dimana pengambilan data dilakukan sekaligus pada saat yang bersamaan.Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari responden.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada  responden 30 mahasiswi farmasi di STIKes Muhammadiyah tahun 2019 dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI, yaitu sebanyak 14 responden (47%), sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki sikap positif tentang SADARI sebanyak 30 responden (100%).

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki pengetahuan yang baik tentang SADARI. Sebagian besar mahasiswi farmasi memiliki sikap positif tentang SADARI.

Downloads

Published

2022-08-09

Most read articles by the same author(s)