HUBUNGAN ANTARA PREEKLAMPSIA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD ARJAWINANGUN TAHUN 2015

Authors

  • Nurhasanah Nurhasanah Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, 45135

Keywords:

Preeklampsia, Asfiksia

Abstract

Berdasarkan  data  yang  diperoleh  dari  Dinas  Kesehatan  Kabupaten

Cirebon pada  tahun 2012  diperoleh  kematian  ibu  sebanyak  65  orang  dari

47.040  orang.  Terdapat  16  ibu  hamil,  16  ibu  bersalin,  dan  33  ibu  nifas. Penyebabnya  adalah  perdarahan  (24%),  preeklamsi  dan  eklamsi  (28%),

infeksi   (11%).   Berdasarkan  studi  pendahuluan  yang  dilakukan  di  RSUD

Arjawinangun dari 16 terdapat 1 bayi yang dilahirkan mengalami asfiksia akibat dari preeklampsia. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara preeklampsia dengan kejadian asfiksia bayi baru lahir di RSUD Arjawinangun tahun 2015.

Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional,  waktu  pelaksanaannya  adalah  dari  tanggal 9  sampai 12  Januari

  1. 2016. Adapun pengambilan  sampel  menggunakan  teknik  total  sampling.

Data diolah dan diamati dengan menggunakan lembar checklist, analisis univariat dan analisis bivariat.

Berdasarkan  hasil  penelitian  diperoleh  bahwa  kejadian  preeklampsia pada ibu bersalin dan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Arjawinangun masih cukup tinggi, dengan hasil analisis univariat ibu bersalin dengan preeklampsia sebanyak 22,3% dan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir sebanyak

18,9%, hasil analisis didapatkan bahwa ada hubungan antara preeklampsia dengan kejadian asfiksia, sedangkan hasil analisis bivariat dari

perhitungan uji statistik didapatkan p value = 0,01 sehingga didapatkan p value

< 0,05.

Kesimpulan  :  Ada  hubungan  antara  preeklampsia  dengan  kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Arjawinangun tahun 2015. Saran : Diharapkan agar penentu kebijakan rumah sakit dapat mengoptimalkan atau meningkatkan Sumber Daya   Manusia   (SDM)   melalui   pendidikan   dan pelatihan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Downloads

Published

2019-04-02