HUBUNGAN ANTARA BERAT BAYI LAHIR DENGAN KEJADIAN RUPTURE PERINEUM PADA IBU PRIMIPARA DI KLINIK PRATAMA DUNIA MEDIKA TAHUN 2015

Authors

  • diyanah kumalasary Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon, Jawa Barat, Indonesia, 45135

Keywords:

berat bayi lahir, rupture perineum

Abstract

Rupture perineum merupakan salah satu trauma yang paling sering diderita perempuan pada saat persalinan. Rupture perineum dapat terjadi karena beberapa faktor, diantaranya adalah faktor ibu, faktor janin dan faktor penolong  dan  paritas.  Oleh   karena   itu,   penelitian   ini   bertujuan   untuk mengetahui hubungan berat bayi lahir dengan kejadian rupture perineum pada ibu primipara.

Desain penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling ibu primipara dengan analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan alat ukur master tabel dan lembar checklist, dilakukan pada tanggal 7

Januari 2015.

Hasil penelitian ini menunjukan dari 70 ibu bersalin primipara, yang mengalami  rupture  perineum  sebanyak  55  responden.  Dengan  berat  bayi

lahir 2500 – 4000 gram mayoritas 53 responden.    Dari hasil analisis data

menggunakan uji chi-square didapatkan nilai X2 > p value dengan nilai α = 0,05 maka Ha diterima.

Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan berat bayi lahir dengan kejadian rupture perineum pada ibu primipara. Dengan demikian diharapkan petugas kesehatan mampu mempertahankan upaya keberhasilan persalinan dan  senantiasa  meningkatkan  pengetahuan  dan  keteampilan  untuk menurunkan  kasus  rupture  perineum  dengan  cara  memimpin  persalinan dengan benar dan  tenaga yang kuat pada saat stenen sehingga mengurangi kesakitan pada ibu dan dapat memberikan asuhan sayang ibu.

Downloads

Published

2019-04-02