KETERAMPILAN BIDAN DALAM RESUSITASI PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD GUNUNG JATI KOTA CIREBON TAHUN 2015

Authors

  • Lisnawati Lisnawati Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Keywords:

Keterampilan Bidan, Resusitasi BBLR

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah neonatus dengan berat badan lahir kurang dari 2.500 gram (sampai 2.499 gram), tanpa memandang lama masa kehamilan dan merupakan salah satu penyebab kematian bayi di Indonesia. Peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan bidan, merupakan upaya dalam menurunkan angka  kematian  bayi.  Banyaknya  persalinan  spontan  dengan  usia  kehamilan prematur yang ditolong oleh Bidan menjadi dasar perlunya peningkatan keterampilan mengenai BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bidan dalam resusitasi pada BBLR. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik kuantitatif dan kualititaif. Pada teknik kuantitatif, variabel keterampilan   bidan   bidan   dalam   resusitasi   BBLR,   dilakukan   oleh   lembaga profesional neonatologi yaitu Lanterna Indonesia. Setiap bidan diberikan kasus dan praktek simulasi, kemudian dinilai menggunakan daftar tilik. Pada penelitian kualitatif, dilakukan  wawancara pada bidan di ruang bersalin dan manager rumah sakit terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan bidan dalam resusitasi  BBLR adalah  42,25%  (nilai  tertinggi  adalah  70%  dan  terendah  20%). Bidan  mengetahui bahwa persalinan BBLR bukan kewenangan bidan, selama ini penatalaksanaan persalinan dengan BBLR adalah melalui advis dokter, namun bidan merasa belum kompeten dan belum percaya diri dalam memberikan asuhan pada bayi baru lahir dengan BBLR. Penelitian ini menunjukkan keterampilan bidan dalam resusitasi pada kasus BBLR belum cukup baik untuk dapat menurunkan angka kematian akibat BBLR.

Downloads

Published

2019-01-22