Gambaran Pengetahuan Ibu Postpartum Tentang Perawatan Tali Pusat Berdasarkan Karakteristik di BPM. L Gebang Kabupaten Cirebon Tahun 2014
Keywords:
Perawatan tali pusat, Usia, Paritas dan PendidikanAbstract
Menurut MenKes RI (2007) tingginya AKB di Indonesia disebabkan karena penyakit infeksi 42% dan kekurangan gizi 18,4%, dan salah satunya adalah infeksi pada tali pusat yang disebabkan perawatan tali pusat yang kurang baik dan menyebabkan tali pusat menjadi kotor, sehingga mempercepat kuman untuk masuk. Beberapa penyakit yang saat ini masih menjadi penyebab kematian terbesar dari bayi diantaranya penyakit diare, tetanus, gangguan perinatal dan radang saluran nafas bagian bawah. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di BPM. L Gebang kepada 10 responden didapat hasil pengetahuan tentang perawatan tali pusat masih kurang sebanyak 6 responden dan 4 responden sudah mengerti tentang perawatan tali pusat. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui gambaran pengetahuan ibu postpartum tentang perawatan tali pusat berdasarkan karakteristik di BPM. L Gebang Kabupaten Cirebon.
Desain penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional.
Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu postpartum yang datang periksa ke BPM. L Gebang, pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data yang digunakan data primer dengan membagikan kuesioner, analisis data menggunakan analisis univariat.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berusia 20-35 tahun (90%). Sebagian besar multipara (65%), sebagian besar pendidikan SD (42,5%), dan sebagian besar berpengetahuan cukup (42,5%), pengetahuan responden berdasarkan usia sebagian besar berpengetahuan cukup pada usia 20-35 tahun (88,2%), berdasarkan paritas sebagian besar berpengetahuan cukup pada multipara (70,6%), dan berdasarkan pendidikan sebagian besar berpengetahuan cukup pada SMP (35,3%).
Kesimpulan pengetahuan ibu postpartum tentang perawatan tali pusat adalah cukup. Saran perlu upaya peningkatan konseling dan informasi tentang perawatan tali pusat pada ibu postpartum oleh pihak-pihak yang terkait.
