ANALISIS FAKTOR PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DI PUSKESMAS CIMANDALA KABUPATEN BOGOR
Keywords:
Faktor-faktor Penggunaan Kontrasepsi SuntikAbstract
Salah satu kontrasepsi yang banyak digunakan di Indonesia adalah kontrasepsi suntik.2 Kontrasepsi suntik yang digunakan adalah suntik kombinasi dan progestin. Diperoleh hasil bahwa faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi adalah umur, jumlah anak, tingkat pendidikan, sementara tingkat pengetahuan tidak berhubungan.3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang penggunaan kontrasepsi suntik di Puskesmas Cimandala Kabupaten Bogor.
Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan perempuan
yang menggunakan alat kontrasepsi yang diberikan layanan di dalam gedung
Puskesmas Cimandala Kabupaten Bogor, yaitu sebanyak 411 orang. Jumlah
sampelditetapkan dengan menggunakan rumus sample desain cross sectional. Jumlah sampel sebesar 95 orang dengan ditambah 10 persen menjadi 115 orang. Pengambilan data dengan menggunakan accidental sampling dan dibantu oleh 2 orang enumerator.
Pada penelitian ini, sebagian besar responden (70,4%) berusia antara
20–35 tahun; 69,6% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai
kontrasepsi; 75,7% responden berpendidikan tinggi: 67% responden adalah ibu yang bekerja; 60% responden memiliki anak lebih dari 2 orang; 89,6% responden menggunakan KB suntik. Terdapat 3 variabel yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi suntik yaitu umur (0,000); pengetahuan, (0,015); pendidikan (0,038).
Simpulan yang dapat diperoleh yaitu faktor-faktor yang memengaruhi
penggunaan kontrasepsi suntik di Puskesmas Cimandala adalah umur, pengetahuan, dan pendidikan.
