KARAKTERISTIK IBU BEKERJA YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI PERAH

Authors

  • Rafika Oktova Program Studi D-III Kebidanan STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Keywords:

Karakteristik, ASI Perah

Abstract

Tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah. Menurut IDAI 2013, ibu bekerja masih dianggap sebagai salah satu faktor penyebab tingginya angka kegagalan menyusui, dimana di negara-negara industri sekitar 45-60% tenaga kerja merupakan wanita usia produktif. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi pemberian ASI perah pada ibu bekerja diantaranya pengetahuan, pendidikan, dukungan suami dan pendapatan keluarga. Data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru (2015) persentase cakupan pemberian ASI eksklusif terendah di UPTD Puskesmas Rumbai Pesisir yaitu 37,2%. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik ibu bekerja yang mempengaruhi pemberian ASI perah di UPTD Puskesmas Rumbai Pesisir Pekanbaru. Penelitian ini adalah analitik desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui berjumlah 1135 orang. Sampel berjumlah 92 orang diambil secara accidental sampling. Kriteria inklusi ibu bekerja yang mempunyai bayi 0-6 bulan dan tinggal di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rumbai Pesisir, ibu menyusui yang bekerja 6-9 jam diluar rumah. Analisis data dengan uji chi-square (α<0,05). Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan dukungan suami dengan pemberian ASI perah. Tidak terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemberian ASI perah. Diharapkan kepada praktisi kesehatan untuk memberikan dukungan dan pandangan positif kepada masyarakat dengan cara memberikan pengarahan berupa penyuluhan secara kuantititas dan berkualitas tentang pemberian ASI perah pada ibu bekerja.

Downloads

Published

2018-10-03