FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU

Authors

  • Husna Farianti Amran Program Studi D-III Kebidanan STIKes Payung Negeri Pekanbaru

Keywords:

Usia, Jenis Kelamin, Riwayat ASI Ekslusif, Diare, Balita

Abstract

WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa diare menjadi penyebab nomor satu kematian balita di seluruh dunia. Di Indonesia diare menjadi pembunuh balita nomor dua setelah ISPA. Di Provinsi Riau Penemuan kasus diare pada tahun 2014 sebesar 94%. Cakupan penemuan dan penanganan diare yang  terendah  adalah  Kota Pekanbaru (39%), Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian Diare pada Balita antara lain faktor Usia, Jenis Kelamin, dan Riwayat Pemberian ASI Ekslusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Rejosari Pekanbaru.

Jenis penelitian ini adalah analitik desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai Balita berjumlah 1139 orang. Sampel berjumlah 98 orang yang diambil dengan menggunakan eknik Accidental Sampling. Data diambil dengan menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji chi-square (α<0,05). Hasil penelitian diperoleh mayoritas berada pada kategori usia berisiko (≤ 2 tahun) sebanyak 53 responden (54,1%), Jenis Kelamin Laki-laki sebanyak 51 responden  (52,1%),  dan memiliki riwayat tidak diberi ASI Ekslusif sebanyak 60 responden (61,2%). Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Faktor Usia (p value 0,001), Faktor Jenis Kelamin (p value 0,003), dan faktor Riwayat pemberian ASI Ekslusif (p value 0,000), dengan kejadian Diare pada Balita. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan motivasi dan penyuluhan yang berkelanjutan tentang pemberian ASI ekslusif pada bayi 0-6 bulan dan ibu-ibu dapat memperhatikan sanitasi lingkungan terutama pada usia Balita .

Downloads

Published

2018-10-03